![]() |
| Karya Ling Sayuti (Foto ist.) |
Damariotimes.
Seni tari kontemporer di Indonesia senantiasa menjadi ruang bagi para seniman
untuk mengekspresikan permenungan mendalam mengenai kehidupan, jiwa, dan
hubungan manusia dengan Sang Pencipta. Salah satu seniman yang konsisten
menyuarakan tema spiritual ini adalah Iing Sayuti, seorang koreografer dan
penari berpengalaman yang juga pemilik dari 8 Plus Studio. Seniman kelahiran
Cirebon, 3 Oktober 1970 ini, menjadwalkan kedatangannya pada 6 September 2026 untuk
membawakan pertunjukan tarian kontemporer di DARJONESIA-Sidoarjo Jawa Timur.
Melalui
panggung pertunjukan, Iing Sayuti hadir membawakan karya tari kontemporer
bertajuk "TASAWUF". Karya ini berfokus pada eksplorasi
spiritual yang berpijak pada ungkapan permenungan: "Aku mencari Diriku dan
Hanya menemukan Tuhan." Tarian ini menggambarkan kisah perjalanan batin
seseorang yang menyelami esensi sejati dari keberadaannya, hingga akhirnya
menyadari bahwa Pencipta tidak pernah terpisah dari dirinya, melainkan hadir di
dalam inti jiwa yang paling dalam.
Proses
pencarian diri tersebut diperagakan sebagai sebuah perjuangan untuk melepaskan
ego, ambisi, dan pautan duniawi. Melalui setiap lekuk gerak tubuh, karya ini
menyampaikan pesan bahwa kenal akan diri sendiri secara tulus adalah gerbang
utama menuju pengenalan Ilahi, tempat manusia menyatu dalam bingkai cinta-Nya
yang tak terbatas. Keindahan pertunjukan ini diperkuat oleh iringan musik tradisional
yang bernuansa magis, menggabungkan alunan Kidung Cirebon dan Tarawangsa,
sehingga menciptakan atmosfer kontemplatif yang menghanyutkan bagi para
penonton.
Kehadiran
karya "TASAWUF" menambah rekam jejak panjang Iing Sayuti dalam
dunia seni pertunjukan. Seniman yang pernah mengenyam pendidikan di SMAN 1
Pabedilan Cirebon ini telah melahirkan berbagai tarian kontemporer terkemuka,
seperti Sandra Tari Babad Tanah Dermayu, SURYA TIMUR, TABLE,
INGSUN, RITUS PANJI, hingga SINTREN ASMARALOKA. Pengalaman
pentasnya mencakup berbagai panggung nasional dan internasional, mulai dari
Asiatri Jogjakarta, Bedog Arts Festival, Kaba Festival Padang, hingga
berpartisipasi sebagai Duta Tari Indonesia ke mancanegara seperti Tiongkok,
Thailand, Hong Kong, Malaysia, dan Jepang.
Dengan
dipandu langsung oleh Iing Sayuti bersama tim pendukung yang beranggotakan dua
orang, karya "TASAWUF" siap menyajikan perpaduan gerak, musik,
dan keheningan spiritual yang mengajak pendengar dan penonton untuk berefleksi
sejenak tentang makna keberadaan diri di hadapan Sang Pencipta.
Reporter: R.Dt.

Posting Komentar untuk "Perjalanan Batin dan Pencarian Spiritual Melalui Karya Tari “TASAWUF” oleh Iing Sayuti"