Persiapan Perencanaan Pelatihan Desain Busana Tari Malang di Sanggar Tari Senaputra Malang

 

Prof. Dr. Robby Hidajat, M.Sn. koordinasi Persiapan Perencanaan Pelatihan (Foto ist.)


Damariotimes. Sanggar Tari Senaputra Malang merupakan sebuah lembaga pendidikan seni non-formal legendaris yang telah eksis membina generasi muda sejak era 1980-an. Pada awal berdirinya, sanggar ini fokus pada pengajaran tari tradisional dan klasik semata. Namun, dalam perkembangannya kini, sanggar yang bertempat latihan di Balai Kelurahan Kesatrian, Jalan Panglima Sudirman Nomor 18 Malang ini , telah memperluas programnya dengan mengajarkan tari kreasi baru, seni pedalangan wayang kulit , hingga kelas karawitan wajib bagi para siswa remaja. Langkah dinamis ini sejalan dengan visi sanggar untuk mewujudkan masyarakat yang mencintai kesenian daerah. Guna menjaga kualitas dan menumbuhkan rasa percaya diri siswanya , Sanggar Tari Senaputra rutin menggelar ujian semester setiap enam bulan sekali serta ujian kompetensi dua tahunan yang bekerja sama dengan Universitas Negeri Malang.

Ikatan kemitraan yang kuat inilah yang melandasi tim pengabdian kepada masyarakat dari Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang untuk menyelenggarakan program penguatan kapasitas kreatif melalui rancangan pelatihan tata busana. Program ini dirancang oleh tim ahli yang diketuai oleh Prof. Dr. Robby Hidajat, M.Sn., serta beranggotakan dua dosen pendamping, yaitu Dra. EW. Suprihatin DP., M.Pd. dan Yurina Gusanti, S.Sn., M.Sn. Kehadiran para akademisi ini juga didukung oleh kontribusi praktis dari seorang alumni bernama Muhammad ‘Afaf Hasyimy, M.Pd., serta melibatkan peran aktif dua mahasiswa selaku koordinator lapangan, yaitu Shalahudi Iskandar dan Helena Nindy Putri Ardhanareswari. Sinergi ini dibentuk untuk memastikan bahwa perencanaan pelatihan yang disusun dapat mengakomodasi kebutuhan estetika sanggar sekaligus melestarikan kearifan lokal Malang.

Sebelum terjun ke lokasi sasaran, persiapan matang dimulai dari tahap domestik di mana seluruh materi pelatihan digodok dan disusun secara komprehensif di Laboratorium Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Perencanaan kurikulum pelatihan ini difokuskan pada pemantapan materi dasar-dasar desain busana khas Malang yang digali dari sumber estetika Wayang Topeng. Tim menyusun strategi instruksional agar para peserta nantinya dapat mengenali kekayaan filosofi lokal sekaligus menguasai teknik mentransformasikan karakter visual topeng ke dalam pola tata busana pertunjukan yang modern namun tetap autentik. Selain itu, perencanaan ini dirancang agar selaras dengan inventarisasi properti sanggar yang ada , seperti kostum eksisting , perangkat gamelan jawa , serta sistem suara untuk mendukung pementasan mereka.

Setelah seluruh persiapan teoretis dan modul pelatihan di laboratorium rampung, tahap koordinasi formal tingkat awal segera dilaksanakan pada tanggal 24 Mei 2026. Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. Robby Hidajat, M.Sn. melakukan kunjungan langsung untuk menemui jajaran pimpinan sanggar, yakni Bapak Kresno Utomo selaku Ketua Sanggar bersama Ibu Siti Sofiana, S.Pd. selaku koordinator pelatih. Pertemuan ini menjadi krusial dalam menyelaraskan persepsi dan mematangkan perencanaan teknis di lapangan. Hasil akhir dari koordinasi intensif ini berhasil melahirkan kesepakatan penting mengenai lini masa pelaksanaan kegiatan, di mana seluruh pihak sepakat untuk mengeksekusi program pelatihan desain busana beserta agenda peragaan hasil karyanya pada tanggal 7 dan 21 Juni 2026 mendatang.

 

Reporter : MAH

 

Posting Komentar untuk "Persiapan Perencanaan Pelatihan Desain Busana Tari Malang di Sanggar Tari Senaputra Malang"