Inovasi Mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan FS UM Melalui Program Asistensi Mengajar di SMP N 8 Malang

 

Foto bersama DPL, Guru Pamong, MHS AM dan Siswa SMP N 8 Malang (Foto ist.)


Malang, 25 Nopember 2025. Program Asistensi Mengajar (AM) merupakan wadah krusial bagi mahasiswa untuk menerapkan teori ke dalam praktik nyata di lapangan. Namun, nilai program ini tidak hanya berhenti pada pengalaman mengajar semata. Kunjungan program Asisstensi Mengajar yang dilaksanakan di SMP N 8 Malang ini sedang dievaluasi yang dilaksanakan pada 25 November 2025 menjadi penting untuk mengintegrasikan pengalaman praktik tersebut dengan luaran akademik yang lebih tinggi, yaitu artikel publikasi ilmiah dan Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Fokus kunjungan evaluasi ini tertuju pada empat mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan (PSP). Mereka yang melaksanakan program tersebut teridir dari  Putri Rahayu Mei Ambarwati, Rahmadina Putri Saesaranti, Rizki Zaflo Ersiti Zahwah, dan Dian Amelia Febriyanti – yang didampingi oleh Guru Pamong, Ibu Vivin Febriani, S.Pd.

 

Evaluasi Komprehensif dan Praktik Inovatif

Kunjungan evaluasi ini dirancang dengan tujuan ganda: melihat kemajuan program AM dan memastikan tercapainya target luaran akademik. Rincian kegiatan kunjungan menunjukkan adanya peninjauan mendalam terhadap rencana proyek kegiatan dan laporan kemajuan yang telah disusun oleh mahasiswa. Aspek krusial yang turut dievaluasi adalah sesi observasi pembelajaran, khususnya pada praktik mengajar tari.

Melalui observasi ini, tim evaluasi dapat menilai secara langsung kemampuan pedagogis, penguasaan materi, serta interaksi mahasiswa dengan siswa. Pembelajaran tari yang diamati menjadi studi kasus empiris mengenai efektivitas metode pengajaran yang diterapkan mahasiswa. Sesi umpan balik yang konstruktif memastikan mahasiswa segera mengidentifikasi dan memperbaiki strategi mengajar mereka, yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas pengajaran.

 

Inovasi sebagai Luaran Akademik: Jalan Menuju Publikasi dan HKI

Salah satu dampak signifikan dari kunjungan ini adalah adanya arah luaran akademik yang jelas. Berdasarkan proyek dan inovasi yang dikembangkan selama AM, telah disepakati bahwa hasil praktik lapangan ini memiliki potensi besar untuk diangkat menjadi artikel publikasi ilmiah dan diusulkan sebagai HKI. Inovasi yang berasal dari pengalaman mengajar, seperti pengembangan model pembelajaran tari yang efektif atau media ajar yang spesifik, dapat menjadi kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan praktik pendidikan.

Pemetaan ini memastikan bahwa kegiatan AM tidak hanya menghasilkan guru-guru yang terampil, tetapi juga akademisi muda yang mampu menghasilkan karya ilmiah. Rencana tindak lanjut dengan prioritas tinggi telah ditetapkan, menuntut mahasiswa dan guru pamong untuk segera memfinalisasi draf artikel dan memulai proses pengajuan HKI, dengan target penyelesaian dalam waktu 2 hingga 3 minggu setelah kunjungan.

 

Dampak dan Sinergi Kelembagaan

Kunjungan evaluasi ini berhasil menciptakan sinergi kelembagaan yang solid. Guru pamong dan mahasiswa berkolaborasi intensif, tidak hanya dalam urusan praktik mengajar sehari-hari, tetapi juga dalam persiapan luaran akademik. Dampaknya mencakup pemetaan capaian program yang jelas dan terarah, serta penetapan target luaran yang terukur.

Mahasiswa PSP memperoleh keuntungan ganda: pengalaman praktik yang diperkaya dengan masukan ahli, sekaligus kesempatan untuk berkontribusi pada khazanah ilmu pengetahuan melalui publikasi dan perlindungan HKI. Dengan fokus pada perbaikan berkelanjutan (Prioritas Sedang: aplikasi umpan balik) dan penyelesaian program (Prioritas Rendah: laporan akhir), program AM ini berhasil memaksimalkan potensi mahasiswa untuk menjadi pendidik yang inovatif dan produktif secara akademik.

 

Reporter : R.Dt.

 

45 komentar untuk "Inovasi Mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan FS UM Melalui Program Asistensi Mengajar di SMP N 8 Malang"

  1. Regita Cahya Nirmawati26 November 2025 pukul 05.01

    Sangat menginspirasi! kegiatan AM tidak hanya menghasilkan guru-guru yang terampil, tetapi juga akademisi muda yang mampu menghasilkan karya ilmiah.

    BalasHapus
  2. Program Asistensi Mengajar (AM) ini merupakan program yang luar biasa, karena merupakan wadah bagi mahasiswa untuk menerapkan teori ke dalam praktik nyata di lapangan.

    BalasHapus
  3. Dengan demikian, kegiatan AM tidak sekadar sebagai “magang” atau pengalaman lapangan saja, tapi bisa menjadi jembatan antara teori di kampus dengan praktik pendidikan nyata

    BalasHapus
  4. Sangat menginspirasi sekali

    BalasHapus
  5. Artikel ini menunjukkan bagaimana inovasi mahasiswa Pendidikan Seni Pertunjukan FS UM melalui program asistensi mengajar di SMPN 8 Malang mampu menghadirkan pembelajaran seni yang lebih kreatif dan relevan bagi siswa. Kolaborasi ini memperkaya pengalaman belajar, sekaligus melatih mahasiswa untuk menerapkan ilmu secara nyata di sekolah. Program ini menjadi contoh positif bahwa pendidikan seni dapat berkembang melalui praktik langsung dan inovasi berkelanjutan.

    BalasHapus
  6. Kunjungan evaluasi Program Asistensi Mengajar (AM) di SMPN 8 Malang pada 25 November 2025 menjadi momentum penting untuk menilai praktik mengajar empat mahasiswa PSP sekaligus mengarahkan hasil kegiatan menuju luaran akademik seperti publikasi ilmiah dan HKI. Evaluasi mencakup peninjauan proyek, laporan kemajuan, serta observasi langsung pembelajaran tari untuk menilai kemampuan pedagogis dan interaksi dengan siswa. Hasil observasi dan umpan balik menunjukkan potensi inovasi mahasiswa baik model pembelajaran maupun media ajar untuk dikembangkan menjadi artikel dan diajukan sebagai HKI, dengan target penyelesaian dalam 2–3 minggu. Kunjungan ini juga memperkuat sinergi antara mahasiswa dan guru pamong, memastikan program AM tidak hanya meningkatkan keterampilan mengajar, tetapi juga menghasilkan kontribusi ilmiah yang bernilai.

    BalasHapus
  7. Rindi Oktavia Safitri2 Desember 2025 pukul 15.57

    Progam AM ini sangat luar biasa serta memberikan dampak yang positif karena dengan progam ini akan menumbuhkan potensi mahasiswa untuk menjadi pendidik yang inovatif dan produktif secara akademik. Selain itu, memulai program ini juga mahasiswa mampu menghasilkan karya ilmiah dan diusulkan oleh HKI.

    BalasHapus
  8. Di sini kerja sama antara mahasiswa dan guru pamong menciptakan sinergi kelembagaan sehingga proses mengajar bisa dibarengi dengan pendampingan, umpan balik, evaluasi, dan arah konkret untuk publikasi atau perlindungan hasil karya. Dengan ini, mahasiswa PSP UM mendapatkan dua manfaat utama sekaligus: pengalaman praktik nyata di lapangan serta kesempatan berkembang sebagai akademisi / kreator bukan sekadar calon guru biasa.

    BalasHapus
  9. Artikel tersebut menunjukkan bagaimana inovasi mahasiswa benar-benar berdampak positif di sekolah, terutama dalam menghidupkan pembelajaran seni pertunjukan di SMPN 8 Malang.

    BalasHapus
  10. Dengan adanya AM ini kita dapat menyalurkan ilmu, teori, dan praktik kita ke lapangan nyata

    BalasHapus
  11. Rachma Agustine Putri Ahmadiana2 Desember 2025 pukul 18.28

    artikel menegaskan bahwa evaluasi AM tidak hanya menilai praktik mengajar, tetapi juga mendorong lahirnya inovasi untuk publikasi dan HKI

    BalasHapus
  12. Inisiatif untuk mengintegrasikan Program Asistensi Mengajar (AM) dengan target luaran berupa Artikel Publikasi Ilmiah dan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) adalah langkah yang sangat progresif

    BalasHapus
  13. Naslihna Fatimah Az Zahra4 Desember 2025 pukul 02.39

    Artikel ini menunjukkan bahwa program magang/praktik — dalam hal ini Program Asistensi Mengajar (AM) — bisa menjadi wahana nyata agar mahasiswa tidak hanya belajar teori, tapi langsung “terjun” ke lapangan: mengajar, mencoba metode, berinteraksi dengan siswa. Hal ini penting supaya pengalaman akademik tidak terlampau teoritis saja.

    BalasHapus
  14. “Program ini menunjukkan kreativitas mahasiswa dalam mengembangkan pembelajaran seni di sekolah.”

    BalasHapus
  15. Soroti inovasi pembelajaran seni mahasiswa, seperti gerak tari digital, relevan untuk ekstrakurikuler tari kreatif siswa

    BalasHapus
  16. Programnya bagus karena nggak cuma praktik mengajar, tapi juga mendorong mahasiswa buat bikin karya seperti publikasi dan HKI. Semoga pelaksanaannya konsisten dan nggak cuma formalitas, supaya manfaatnya benar-benar terasa bagi mahasiswa dan sekolah.

    BalasHapus
  17. dari artikel diatas kita dapat mengetahui bagaimana Inovasi Mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan FS UM Melalui Program Asistensi Mengajar di SMPN 8 malang

    BalasHapus
  18. Kegiatan AM tidak hanya menghasilkan guru-guru yang terampil, tetapi juga akademisi muda yang mampu menghasilkan karya ilmiah.

    BalasHapus
  19. kegiatan AM ini memberikan dampak yang baik untuk siswa dan mahasiswa program ini sangat memiliki dampak yang positif demi keberlangsungan dan meningkatkan kualitas kegiatan ajar mengajar

    BalasHapus
  20. Dheaniary amalia p7 Desember 2025 pukul 19.22

    program AM ini menurut saya sangat luar biasa karena dapat menjadi pegangan bagi mahasiswa saat benar benar sudah turun di lapangan kerja

    BalasHapus
  21. Dari artikel diatas saya jadi mengerti lebih jelas mengenai “ Inovasi Mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan FS UM Melalui Program Asistensi Mengajar di SMP N 8 Malang”

    BalasHapus
  22. kegiatan AM disini sangat positif, selain menjadikan guru guru muda yang inspiratif dan kreatif, juga mampu menjadikan akademis muda yang yang inovatif

    BalasHapus
  23. program asistensi mengajar ini sangatlah positif dan baik, karena dari situ kita dapat belajar atau simulasi mengajar siswa siswi di kelas

    BalasHapus
  24. sangat menginspirasi sekali bagi saya kegiatan AM ini tidak hanya menciptakan sdm guru yg berkulitas dan aktif terhadap siswa namun juga meningkatkan kreatifitas peserta didik

    BalasHapus
  25. Salut sama inisiatif untuk menjadikan pengalaman praktik sebagai bahan ilmiah dan bahkan diajukan sebagai HKI. Ini menunjukkan kalau seni bukan cuma soal ekspresi, tapi juga bisa jadi kontribusi nyata terhadap ilmu pengetahuan.

    BalasHapus
  26. Artikel diatas sangat menarik karena Meraka langsung turun ke lapangan untuk mengajar anak anak agar membentuk guru dengan SDM yang berkualitas dan kreatif

    BalasHapus
  27. Artikel ini sangat menarik dan menginspirasi banyak orang

    BalasHapus
  28. baguss dan sangat menginspirasii sekalii

    BalasHapus
  29. program yang sangat inspiratif, bisa menjadi bekal untuk mahasiswa ketika lulus kelak agar siap

    BalasHapus
  30. Inovasi yang dimaksud dalam artikel ini tampaknya berfokus pada metode pengajaran seni yang lebih interaktif dan berbasis pada pengalaman langsung. Melalui pendekatan yang lebih partisipatif, siswa tidak hanya mendengarkan teori, tetapi juga dilibatkan dalam kegiatan praktis yang memungkinkan mereka untuk belajar sambil berkarya. Program ini bisa menjadi model pembelajaran inovatif yang menggabungkan seni, teknologi, dan pendekatan aktif, yang lebih relevan dengan tuntutan zaman.

    BalasHapus
  31. Artikel ini membahas keberhasilan mahasiswa Pendidikan Seni Pertunjukan FS UM dalam Program Asistensi Mengajar (AM) di SMP N 8 Malang, di mana pengalaman mengajar mereka diubah menjadi luaran akademik berupa publikasi ilmiah dan pengajuan HKI atas inovasi yang dikembangkan. Ini menunjukkan AM adalah wadah untuk mencetak pendidik yang terampil dan akademisi yang inovatif.

    BalasHapus
  32. Artikel ini membahas tentang hasil dan dampak dari sebuah program atau kegiatan (disebut AM dan PSP) yang melibatkan mahasiswa, guru pamong, dan akademisi.

    BalasHapus
  33. Artikel ini sangat menegaskan bahwa evaluasi AM tidak hanya menilai praktik mengajar, tetapi juga mendorong lahirnya inovasi untuk publikasi

    BalasHapus
  34. artikel ini sanggat memberi info penting bagi saya yang akan melaksanakan AM

    BalasHapus
  35. Program Asistensi Mengajar (AM) mahasiswa PSP FS UM di SMP N 8 Malang pada 25 November 2025 dievaluasi dengan tujuan ganda: praktik mengajar tari dan pencapaian luaran akademik (publikasi ilmiah dan HKI). Kunjungan ini menciptakan sinergi yang kuat dan menghasilkan inovasi model pembelajaran yang berpotensi HKI. Mahasiswa didorong untuk segera memfinalisasi dan mengajukan artikel serta HKI dalam 2-3 minggu.

    BalasHapus
  36. Artikel ini memberi contoh positif bagaimana pendidikan tinggi seni bisa diintegrasikan dengan riset dan inovasi praktis sesuatu yang layak diapresiasi, dikembangkan, dan dijadikan model.

    BalasHapus
  37. Salah satu dampak signifikan dari kunjungan ini adalah adanya arah luaran akademik yang jelas. Kunjungan evaluasi ini berhasil menciptakan sinergi kelembagaan yang solid. Dengan pengalaman praktik yang diperkaya dengan masukan ahli, sekaligus kesempatan untuk berkontribusi pada khazanah ilmu pengetahuan melalui publikasi dan perlindungan HKI.

    BalasHapus
  38. Anifa Zeni Fitriani11 Desember 2025 pukul 04.43

    Dari artikel tersebut mahasiswa AM sangat patut di apresiasi karena program tersebut merupakan wadah untuk menerapkan teori ke dalam praktik nyata di lapangan

    BalasHapus
  39. Inovasi mahasiswa Pendidikan Seni Pertunjukan melalui program asistensi mengajar di SMP N 8 Malang patut diapresiasi. Program ini tidak hanya meningkatkan pengalaman mengajar, tetapi juga memperkaya pembelajaran seni bagi siswa.

    BalasHapus
  40. Berikut komentar singkatnya:

    ---

    Inovasi mahasiswa Pendidikan Seni Pertunjukan FS UM melalui program asistensi mengajar di SMPN 8 Malang menjadi langkah nyata dalam memperkuat pembelajaran seni di sekolah. Kolaborasi ini tidak hanya memperkaya pengalaman mahasiswa, tetapi juga memberikan warna baru yang kreatif dan inspiratif bagi siswa. Semoga praktik baik ini terus berkelanjutan.

    BalasHapus
  41. Program yang inspiratif! Inovasi mahasiswa Pendidikan Seni Pertunjukan FS UM melalui asistensi mengajar di SMPN 8 Malang benar-benar memberi dampak nyata. Kolaborasi seperti ini penting untuk menguatkan pendidikan seni di sekolah

    BalasHapus
  42. artikel dari damario times,banyak informasi dan ilmu yang di dapatkan,terimakasih prof roby

    BalasHapus