Ngobrol Pada Saat Menunggu Giliran Terapi, Apa Manfaatnya

        Damariotimes. Para pasien yang sedang menunggu giliran terapi Akupuntur dan Bekam Merry Sugiarto di Jl. Slamet Riyadi 37 Lawang, mereka telah datang kurang lebih pukul 06.00 WIB (buka praktik jam 08.00 WIB). mereka susul-menyusul dilayani setiap 8-10 orang, waktu praktik terapi kurang lebih 1 jam.

Diruang tunggu terapi, biasanya menyibukan diri dengan bermain smartphone (Foto ist,)
        Saya mengamati menunggu giliran terapi itu terasa membosankan, dan sepertinya waktu tidak produktif. Namun, dengan sedikit memikirkan fenomena itu, tentunya bisa menggali kreativitas, sehingga waktu menunggu dapat menjadi saat yang dapat memberikan manfaat. Artikel ini mengutarakan beberapa manfaat bagi para pasien dan pengantaranya ketika menunggu giliran terapi.

  1. Menghilangkan Ketegangan
    Menunggu giliran terapi bagi pasien atau pengantar dapat membuat seseorang merasa cemas dan tegang. Berbincang-bincang dengan orang lain di ruang tunggu dapat membantu mengurangi ketegangan, bahkan dapat membuat seseorang merasa lebih santai. Percakapan ringan tentang topik pengalaman dan hasil terapi, atau usaha mengatasi kesembuhan penyakit yang diderita. Kondisi ini dapat membantu meredah ketegangan, dan membuat waktu giliran terapi terasa lebih cepat.
  2. Memperluas Jaringan Sosial
    Berbincang-bincang santai dengan orang lain di ruang tunggu terapi dapat membantu memperluas jaringan sosial. Berbincang dengan orang yang baru dikenal, tentunya akan dapat memperoleh wawasan, atau perspektif baru, bahkan belajar tentang pengalaman orang lain. Hal ini tentunya dapat membantu seorang membuka jaringan pertemanan, dan koneksi baru.
  3. Meningkatkan Keterampilan Sosial
    Berbincang dengan orang lain di ruang tunggu terapi dapat meningkatkan keterampilan sosial, dalam jalinan perbincanan, seseorang perlu mendengarkan dengan baik dan merespon dengan semangat, serta antusias, sehingga orang yang terlibat dalam perbincangan menjadi senang. Melibatkan keterampilan berbicara, mendengarkan, dan berinteraksi dengan orang lain. Berlatih keterampilan sosial ini, seseorang dapat membangun kepercayaan diri dan menjadi lebih nyaman dalam situasi sosial.
  4. Mengurangi Rasa Kesepian
    Mengurangi rasa kesepian ketika menunggu giliran terapi, seorang pasien atau pengantar tentu benar-benar merasa kesepian. Karena setiap orang konsentrasi dengan penderitaan masing-masing, hal ini semakin menyedihkan ketika seseorang memang tidak banyak pengalaman berhubungan sosial dengan orang lain. Jika dapat berbincang-bincang tentunya akan membantu seorang pasien atau pengantarnya merasa lebih positif tentang diri sendiri.
  5. Memberikan Inspirasi
    Perbincangan yang dapat dijalin dengan baik ketika berada di ruang tunggu terapi, dapat memberikan inspirasi dan dukungan. Bisa jadi seseorang mempunyai masalah dengan orang lain, dan ketika mereka dapat curhat-curhatan, dimungkinkan akan terjadi saling memahami dan saling memberikan dukungan dan saran. Percakapan tentang pengalaman hidup tersebut dapat menimbulkan inspirasi atau ide baru tentang cara menghadapi masalah yang sedang dialami.
        Sejumlah alternatif yang dapat diperoleh seseorang ketika menunggu giliran terapi, ternyata dapat menjadi peluang dan juga solusi, bahkan membantu mengurangi ketegangan, memperluas jaringan sosial, meningkatkan keterampilan sosial, mengurangi rasa kesepian, dan membangkitkan inspirasi. Sehingga anda tidak perlu membuka smartphone, dan menyibukan diri dengan mencari-cari hiburan sendiri. Karena dengan berbincang-bincang ternyata mendapatkan sejumlah manfaat yang sangat besar.

 

Reporter       : R. Hidajat

Editor            : Muhammad ‘Afaf Hasyimy

Posting Komentar untuk "Ngobrol Pada Saat Menunggu Giliran Terapi, Apa Manfaatnya"