![]() |
| Rapat awal semester dosen PSP DSD FS UM (Foto ist.) |
Damariotimes.
Malang, 7 Agustus 2026. Gedung C9 Universitas Negeri Malang menjadi saksi
terlaksananya agenda krusial bagi keberlangsungan akademis di lingkungan
Fakultas Sastra. Pada hari Jumat, 7 Agustus 2026, Program Studi Pendidikan
Seni, Departemen Seni dan Desain, menyelenggarakan rapat koordinasi menyeluruh
dalam rangka menyambut dan mematangkan persiapan perkuliahan Semester Gasal
Tahun Ajaran 2026/2027. Pertemuan strategis ini dihadiri oleh seluruh dosen
tetap program studi PSP serta jajaran dosen Luar Biasa (LB). Kehadiran jajaran
pengajar yang solid ini menegaskan komitmen departemen dalam menjaga dan
meningkatkan mutu proses belajar-mengajar.
Fokus utama dalam pembahasan rapat kali ini mencakup
pemetaan menyeluruh terhadap berbagai dinamika yang ada. Para peserta rapat
mendiskusikan secara mendalam kondisi terkini mahasiswa, kesiapan mental dan
akademis para dosen, hingga ketersediaan serta keandalan sarana dan prasarana
penunjang perkuliahan di Gedung C9. Evaluasi fisik dan teknis fasilitas belajar
menjadi perhatian penting agar seluruh kegiatan praktikum maupun teori yang
memformulasikan pendidikan seni dapat berjalan tanpa hambatan teknis sejak hari
pertama perkuliahan dimulai.
![]() |
| Foto bersama dosen PSP DSD FS UM 2026 (Foto ist.) |
Selain agenda persiapan perkuliahan jangka pendek, rapat
ini juga menjadi momentum krusial untuk menggalang komitmen bersama dalam
menghadapi agenda besar instansi, yaitu proses akreditasi program studi yang
dijadwalkan berlangsung pada tahun 2027 mendatang. Mengingat waktu yang kian
mendekat, seluruh dosen diimbau untuk memberikan perhatian ekstra serta
berkontribusi aktif dalam mengumpulkan bukti fisik, meningkatkan mutu
pembelajaran, dan menyelaraskan kurikulum. Persiapan matang sejak dini
dipandang sebagai langkah krusial agar Prodi Pendidikan Seni mampu
mempertahankan serta meraih predikat akreditasi terbaik.
Guna menunjang keberhasilan akreditasi sekaligus mencetak
lulusan yang berdaya saing tinggi, rapat menekankan pentingnya penguatan
kapasitas ilmiah mahasiswa. Para dosen diminta untuk secara konsisten memacu
dan menumbuhkan kemampuan akademik serta kepedulian mahasiswa terhadap literasi
ilmiah. Mahasiswa diajak untuk tidak hanya bergantung pada materi di kelas,
melainkan aktif berburu serta memanfaatkan beragam sumber belajar berkualitas,
baik berupa buku teks, literatur klasik, maupun artikel ilmiah Bereputasi.
Pembentukan karakter pembelajar yang mandiri dan berwawasan luas ini diyakini
akan memperkuat fondasi keilmuan mahasiswa di bidang pendidikan seni.
Dalam pengarahannya, Kepala Departemen Seni dan Desain, Dr.
Wida Rahayuningtyas, M.Pd., memberikan penekanan khusus terkait penguatan
internal jajaran pengajar. Beliau mendorong seluruh dosen untuk terus mengembangkan
potensi diri dan berakselerasi dalam mengurus jenjang kepangkatan akademik.
Peningkatan kualifikasi dan jabatan fungsional dosen secara langsung akan
memberikan dampak positif pada bobot akademis departemen dan kelengkapan
administrasi akreditasi mendatang. Kepemimpinan yang kuat dalam ranah akademis
ini diharapkan menjadi teladan bagi seluruh civitas akademika di lingkungan
Fakultas Sastra.
Peran penting Dosen Pembimbing Akademik (DPA) juga menjadi
sorotan tajam dalam arahan Kepala Departemen. Dr. Wida Rahayuningtyas, M.Pd.
menggarisbawahi agar setiap DPA memantau secara cermat dan cermat rekam jejak
ketuntasan mahasiswa dalam memprogram mata kuliah pada Kartu Rencana Studi
(KRS). Ketidakcermatan dalam pemenuhan beban SKS atau adanya mata kuliah yang
terlewat di masa-masa awal hingga pertengahan studi dapat berdampak fatal di
masa akhir perkuliahan. Kerugian waktu dan biaya yang dialami mahasiswa akibat
keterlambatan kelulusan harus diminimalisasi melalui pengawasan dan bimbingan
akademik yang proaktif serta persuasif dari para dosen pembimbing.
Sebagai penutup, rapat koordinasi ini menegaskan kembali
komitmen bersama untuk menjaga kelestarian dan kenyamanan ekosistem tempat
kerja. Lingkungan kerja para staf pengajar dan civitas akademika di Prodi Pendidikan
Seni Pertunjukan akan terus dirawat, diperbaiki, dan ditingkatkan kualitasnya.
Lingkungan belajar dan mengajar yang kondusif, asri, serta nyaman dipercaya
akan menyuntikkan energi positif bagi dosen dalam berkarya dan mengajar, yang
pada akhirnya berdampak langsung pada peningkatan kualitas belajar mahasiswa.
Melalui konsolidasi internal yang solid, persiapan sarana yang matang, serta
semangat kebersamaan ini, Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan Departemen
Seni dan Desain Universitas Negeri Malang optimistis mampu mempertahankan
posisinya sebagai program studi yang unggul, berdaya saing, dan berprestasi.
Reporter : R.Dt.


Posting Komentar untuk "Persiapkan Semester Gasal 2026/2027 dan Akreditasi 2027, Prodi Pendidikan Seni Pertunjukan UM Gelar Rapat Evaluasi dan Konsolidasi"