Meresapi Kedalaman Literasi dalam Peluncuran Buku "Di Balik Bayangan Perempuan" Karya Nyai Roro Dadak Purwo


poster peluncuran buku (Foto ist.)


Damariotimes. Sebuah perhelatan literasi yang kental dengan nuansa luhur kebudayaan Jawa akan segera digelar di sudut asri Kabupaten Malang. Penulis Nyai Roro Dadak Purwo bersiap menyuguhkan karya terbarunya yang bertajuk Di Balik Bayangan Perempuan. Buku ini hadir bukan sekadar sebagai tumpukan kertas berisi aksara, melainkan diibaratkan sebagai tirta pawitra atau air suci yang berusaha membasuh pemahaman pembaca mengenai eksistensi wanita. Melalui narasi yang mendalam, penulis mencoba membedah jeramnya samudra rasa dan kekuatan luar biasa yang sering kali tersembunyi rapat di balik bayang-bayang citra perempuan dalam kehidupan sehari-hari.

Acara peluncuran buku yang dibungkus dengan istilah wedharan ini rencananya akan dilangsungkan pada hari Sabtu Wage, 9 Mei 2026, yang juga bertepatan dengan tahun Dal 1958 dalam penanggalan Jawa. Pemilihan waktu tersebut seolah menegaskan kedekatan karya ini dengan nilai-nilai tradisi yang masih dijunjung tinggi. Dimulai sejak pukul sepuluh pagi, pertemuan ini dirancang untuk menjadi ruang diskusi yang penuh dengan kebijaksanaan, di mana para tamu undangan diajak untuk tidak hanya mendengar penjelasan penulis, tetapi juga merasakan energi spiritual dan emosional yang tertuang dalam setiap bab bukunya.

Sowan Simbok Resto & Batik Gallery yang terletak di Jalan Komud ABD. Saleh, Asrikaton, terpilih menjadi saksi bisu dari lahirnya karya ini ke tengah publik. Tempat ini menawarkan suasana yang serasi dengan napas buku tersebut, di mana kehangatan wedang dan asrinya lingkungan galeri batik akan menemani para hadirin. Dalam suasana yang mardu-mardikaning penggalih atau penuh dengan kelegaan hati, Nyai Roro Dadak Purwo berharap kehadiran para kolega dan pencinta literasi dapat menjadi cahaya yang menambah keramaian serta kehangatan diskusi.

Melalui acara ini, sang penulis ingin memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada para tamu melalui balutan tata krama yang halus dan penuh andhap asor. Peluncuran buku ini pada akhirnya menjadi sebuah ajakan untuk berhenti sejenak dari hiruk pikuk dunia demi merefleksikan kembali daya dan peran perempuan yang sering kali luput dari pandangan mata. Dengan doa keselamatan yang teriring dalam setiap undangan, perhelatan ini diharapkan mampu menjadi momentum yang mendamaikan, menginspirasi, dan mempererat silaturahmi di tengah balutan seni dan tradisi.

 

Reporter: R.Dt.

 

1 komentar untuk "Meresapi Kedalaman Literasi dalam Peluncuran Buku "Di Balik Bayangan Perempuan" Karya Nyai Roro Dadak Purwo"

  1. Meresapi kedalaman literasi dalam seni tari memperkaya interpretasi, menjadikan gerakan lebih bermakna dan bernuansa.

    BalasHapus