Kemenangan Gemilang SMAN 1 Turen di FLS3N 2026 Tingkat Kabupaten Malang


Foto bersama setelah penampilan (Foti ist.)


Damariotimes. Senin, 20 April 2026, fajar belum lagi menyingsing sempurna, namun atmosfer di SMA Negeri 1 Turen sudah terasa begitu berbeda. Pintu gerbang sekolah, yang biasanya menyambut hiruk-pikuk kedatangan siswa untuk belajar, pagi itu terbuka lebih awal, menyambut sebuah misi besar. Di balik dinginnya udara pagi yang menggigit tulang, para penjaga keamanan dengan penuh kerelaan bangun lebih pagi, bersiap menjadi saksi awal dari sebuah perjalanan panjang yang akan ditempuh oleh putra-putri terbaik sekolah. Hari itu bukanlah hari biasa; hari itu adalah pembuka bagi perjuangan mereka di ajang bergengsi Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N) 2026 yang diselenggarakan di SMA Taruna Nusantara, Desa Gampingan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.

Keyrien Nafril Maharia, Pramadinta Adya Tristantya, Dharma Galang Prasetya, Meirizkya Nareswara Dhinata, dan Filza Imania berdiri di barisan depan perjuangan ini. Dengan semangat juang yang membaja, mereka tidak sedikit pun gentar oleh dinginnya pagi. Mereka datang dari berbagai penjuru, menempuh jarak yang tidak dekat—mulai dari Tirtoyudo, Sumbermanjing Wetan, Gedangan, hingga Turen—hanya untuk satu tujuan mulia: mengukir prestasi yang akan mengharumkan nama sekolah dan daerah.

Ruang Tata Kecantikan SMA Negeri 1 Turen yang sebenarnya berfungsi sebagai perpustakaan, pagi itu berubah menjadi ruang transformasi yang sakral. Sejak pukul tiga dini hari, ruangan tersebut sudah dipenuhi oleh para calon juara yang hendak mempersiapkan diri. Suasana tampak sibuk namun teratur. Para perias profesional dari Salon Chandrika Gondanglegi, bersama asisten mereka, telah siaga sejak pagi buta, memastikan setiap detail riasan terpancar dengan sempurna. Satu per satu, para siswa berdatangan, baik yang diantar oleh orang tua dengan penuh kasih sayang maupun yang datang secara mandiri, meski rumah mereka harus ditempuh dengan perjalanan panjang dari pelosok kabupaten. Kedisiplinan yang selama ini ditanamkan di SMAN 1 Turen benar-benar teruji. Tanpa ada yang terlambat, semua berkumpul tepat pada waktunya, menunjukkan dedikasi yang tinggi untuk sebuah perhelatan besar.

Tepat pukul 06.15, rombongan tim SMA Negeri 1 Turen bergerak menuju SMA Taruna Nusantara Cabang Malang di Desa Gampingan. Tak hanya para penampil yang berjuang, tim properti yang terdiri dari Rahmad Ardian Hamid, Rico Yulian Saputra, Raafi Cosmas Mandala, Fissiniesta Dei Meravigliosi, dan M. Fauzi Aldiansyah turut bergerak dengan penuh dedikasi. Mereka memikul tanggung jawab besar, memastikan setiap perangkat gamelan tersusun rapi di Gedung 3 SMA Taruna Nusantara. Sepanjang perjalanan hingga persiapan di lokasi, mereka bekerja bahu-membahu tanpa mengeluh, sebuah cerminan nyata dari kerja sama tim yang solid demi mendukung suksesnya rekan-rekan mereka di panggung utama.

Saat giliran tampil tiba, Dharma, Adya, Keiryn, Filza, dan Rara menunggu dengan ketenangan yang mengagumkan. Senyuman manis di wajah mereka bukan sekadar pemanis, melainkan gurat kepercayaan diri yang meyakinkan siapa pun yang melihat bahwa mereka benar-benar siap untuk membuktikan kualitas. Ketika pembina dari Lerok Anyar memasang clip-on dan tim properti menyelesaikan penataan panggung, suasana menjadi semakin tegang namun penuh harap. Begitu MC memanggil nomor urut dua, mereka melangkah mantap ke tengah panggung untuk membawakan karya kreativitas musik tradisional yang diberi judul "BARIS".

Penampilan mereka sungguh luar biasa, memukau ratusan pasang mata yang memadati Aula Gedung 3. Mereka terlihat begitu terampil dan kompak, menyatu dalam irama seolah-olah adalah para pangrawit profesional. Suara emas Keiryn yang membawakan palaran dan macapat Cangkok Malangan, dipadukan dengan tiupan suling yang syahdu dari Dharma Galang Prasetya, serta dentuman harmonis bonang, kenong, dan demung yang dimainkan oleh Adya, Filza, dan Rara, seketika membuat aula menjadi hening. Syair kidung yang mereka lantunkan berisi nilai-nilai kearifan lokal yang luhur serta pesan moral yang mendalam tentang pentingnya persatuan, kesatuan bangsa, dan semangat untuk terus memajukan Indonesia. Di akhir pertunjukan, tepuk tangan gemuruh membahana di seluruh penjuru aula, sebuah apresiasi tulus atas penampilan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menyentuh sanubari penonton.

Setelah penampilan usai dan dokumentasi pribadi dilakukan untuk mengabadikan momen spesial di masa SMA tersebut, hari-hari penantian pun dimulai. Hingga akhirnya, pada Rabu dini hari, kabar membahagiakan itu datang dari Dinas Pendidikan Kabupaten Malang. SMA Negeri 1 Turen dinyatakan sebagai Juara 1 Kreativitas Musik Tradisional 2026 tingkat Kabupaten Malang, yang sekaligus mengantarkan mereka melangkah ke tingkat Provinsi Jawa Timur.

Keberhasilan ini semakin lengkap dengan raihan prestasi lainnya, yakni Juara 2 Tari Kreasi, Juara 3 Menyanyi Solo Putra, Juara Harapan 2 Cipta Lagu, serta Juara Harapan 3 Menyanyi Solo Putri. Kemenangan ini adalah buah dari perjuangan luar biasa para siswa, didikan penuh kesabaran dari Bapak dan Ibu Pembina, serta dukungan tak henti-hentinya dari Bapak Kepala Sekolah. Semoga torehan prestasi ini menjadi pemantik semangat bagi seluruh warga sekolah untuk terus berkarya, dan diharapkan pada tahun-tahun mendatang, SMAN 1 Turen akan terus melahirkan generasi-generasi berprestasi yang membawa kebanggaan bagi sekolah dan bangsa. Selamat atas perjuangan yang luar biasa!.

 

Konteributor: Cak Marsam

Posting Komentar untuk "Kemenangan Gemilang SMAN 1 Turen di FLS3N 2026 Tingkat Kabupaten Malang"