Manisnya Musim Panen dan Semangat Lokal: Pesta Mangga di GOR Yani Probolinggo

 

Pesta Panen Raya Mangga di Probolinggo (Foto ist.)


Damariotimes. Pada pagi yang cerah, aroma manis nan khas segera menyambut siapa pun yang memasuki kompleks GOR Yani di Kota Probolinggo. Dua hari penuh, Sabtu dan Minggu, tanggal 22 hingga 23 November 2025, GOR yang biasanya ramai dengan aktivitas olahraga ini bertransformasi menjadi panggung utama perayaan panen raya, yakni Pesta Mangga.

Digagas oleh Dinas Kehutanan dan Pertanian, acara ini bukan sekadar pameran, melainkan sebuah festival yang merayakan komoditas unggulan daerah. Resminya dibuka pada pukul 08.00 pagi, kemeriahan Pesta Mangga dimulai dengan kehadiran sosok penting, Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, Sp.Og., Subsp.K.Obginsos., M.Kes. Kehadiran beliau menegaskan betapa sentralnya peran buah ini dalam identitas dan ekonomi lokal.

Begitu dibuka, area pameran langsung dipadati warga. Di setiap sudut stan, terhampar permadani berwarna-warni yang berasal dari tumpukan aneka varietas mangga. Ada Mangga Manalagi yang bulat nan harum, Mangga Gadung yang panjang dan ramping, hingga Mangga Arumanis yang legendaris. Pesta Mangga menjadi arena edukasi visual, di mana warga dapat membedakan karakter setiap buah, baik dari bentuk, warna, maupun teksturnya.

Stan berbagai macam jenis mangga dipamerkan (Foto ist.)

Namun, bagian yang paling memikat hati pengunjung tak lain adalah kesempatan untuk mencicipi buah-buah segar tersebut. Stan-stan mencicipi menjadi pusat keramaian, di mana sendok-sendok kecil berisi potongan mangga tak henti berpindah tangan. Tawanya, gumaman pujian atas manisnya buah, dan diskusi ringan tentang kualitas mangga mendominasi suasana, menciptakan ikatan erat antara hasil bumi dan masyarakatnya. Tak hanya itu, transaksi jual beli mangga pun berlangsung meriah, menghubungkan petani dengan konsumen secara langsung, memastikan bahwa hasil panen tersalurkan dengan optimal.

Di tengah hiruk pikuk transaksi dan cicip rasa, sebuah kompetisi berbalut semangat kreativitas juga dihelat. Panitia menyelenggarakan Lomba Desain Logo yang dikhususkan bagi siswa-siswi SMP se-Kota Probolinggo, baik negeri maupun swasta. Tema lomba ini sangat spesifik: Mangga Anggur. Ini adalah upaya cerdas untuk mempromosikan Mangga Anggur, varietas unik Probolinggo, melalui mata dan tangan generasi muda. Diharapkan, logo pemenang akan menjadi representasi visual yang kuat dan modern dari buah khas tersebut.

Pesta Mangga 2025 adalah cerminan sempurna dari sinergi antara potensi alam, dukungan pemerintah, dan antusiasme masyarakat. Dalam dua hari penuh, GOR Yani tidak hanya menjadi tempat bertemunya penjual dan pembeli, tetapi juga menjadi simpul perayaan budaya agraris yang manis dan penuh harapan bagi masa depan Kota Probolinggo.

 

Kontributor Probolinggo: Noor

 

39 komentar untuk "Manisnya Musim Panen dan Semangat Lokal: Pesta Mangga di GOR Yani Probolinggo"

  1. Artikel ini berhasil menangkap esensi kuat dari hubungan antara musim panen, identitas lokal, dan semangat kebersamaan masyarakat Probolinggo melalui perayaan Pesta Mangga. Penulis menyoroti bagaimana acara tersebut bukan hanya ajang promosi hasil pertanian, tetapi juga momentum memperlihatkan kekayaan budaya, kreativitas UMKM, serta kebanggaan terhadap potensi daerah.

    BalasHapus
  2. Alkindy Salsa Nabil25 November 2025 pukul 20.55

    Artikel ini dengan cermat menampilkan bagaimana festival panen,di sini Pesta Mangga 2025 di GOR Yani Probolinggo menjadi sarana merayakan identitas dan semangat lokal. Penulis menggambarkan dengan indah suasana kebersamaan antara petani, pedagang, dan masyarakat yang menikmati hasil panen secara langsung. Hal ini menunjukkan bahwa kebudayaan agraris dan potensi daerah bisa disinergikan dengan baik, memperkuat rasa bangga dan solidaritas komunitas.”

    BalasHapus
  3. Regita Cahya Nirmawati26 November 2025 pukul 05.09

    Pesta Mangga 2025 adalah cerminan sempurna dari sinergi antara potensi alam, dukungan pemerintah, dan antusiasme masyarakat, yang menjadi simpul perayaan budaya agraris yang manis dan penuh harapan bagi masa depan Kota Probolinggo.

    BalasHapus
  4. ajang promosi semacam ini perlu terus dilestarikan agar komoditas unggulan daerah semakin dikenal luas dan memiliki nilai jual yang lebih tinggi

    BalasHapus
  5. Pesta Mangga 2025 di GOR Yani Probolinggo menghadirkan suasana meriah yang menggabungkan panen raya, edukasi, dan kreativitas. Selama dua hari, 22–23 November, festival yang dibuka oleh Wali Kota dr. Aminuddin ini menampilkan berbagai varietas mangga unggulan seperti Manalagi, Gadung, dan Arumanis, lengkap dengan stan mencicipi yang menjadi pusat keramaian warga. Selain mempertemukan petani dan konsumen secara langsung, acara ini juga menumbuhkan kecintaan generasi muda melalui Lomba Desain Logo bertema Mangga Anggur untuk siswa SMP. Pesta Mangga menjadi bukti sinergi antara potensi alam, dukungan pemerintah, dan antusiasme masyarakat dalam merayakan identitas agraris Probolinggo.

    BalasHapus
  6. Penulis menggambarkan dengan indah suasana kebersamaan antara petani, pedagang, dan masyarakat yang menikmati hasil panen secara langsung.

    BalasHapus
  7. wawww kota ku, kota yang kaya akan buah mangga artikel ini sangat bermanfaat👏🏻✨️

    BalasHapus
  8. Sangat menarik sekali kegiatan tersebut

    BalasHapus
  9. Berita yang sangat manis! Pesta Mangga di Probolinggo ini bukan hanya tentang merayakan hasil panen yang melimpah, tapi juga tentang menunjukkan kuatnya semangat dan potensi ekonomi lokal. Semoga acara ini sukses besar dan bisa menjadi agenda tahunan yang semakin memajukan petani mangga Probolinggo. Ayo dukung produk lokal kita!

    BalasHapus
  10. Seru banget! Pesta mangga ini menunjukkan bahwa buah lokal bisa jadi kebanggaan dan ajang kumpul masyarakat.

    BalasHapus
  11. Gambarkan semangat lokal musim panen via seni, hubungkan dengan gebyar budaya sekolah dan kostum tradisional Malang

    BalasHapus
  12. Naslihna Fatimah A.4 Desember 2025 pukul 17.32

    Artikel ini memotret bagaimana panen — dalam hal ini festival mangga — bisa jadi ajang kumpul masyarakat, bukan sekadar transaksi jual-beli. Suasana “pesta mangga” di GOR Yani menunjukkan bahwa hasil bumi bisa menyatukan warga: menikmati rasa buah bersama, berbagi cicipan, berdialog tentang kualitas buah, serta mempererat hubungan antar warga.

    BalasHapus
  13. wahh pesta mangga seperti seru sekali🤩

    BalasHapus
  14. Pesta mangga ini bukan sekadar pameran, melainkan sebuah festival yang merayakan komoditas unggulan daerah juga menjadi arena edukasi visual, di mana warga dapat membedakan karakter setiap buah, baik dari bentuk, warna, maupun teksturnya.

    BalasHapus
  15. Tania novia andini5 Desember 2025 pukul 04.58

    wow mangga.. aku sangat suka buah mangga, semoga kegiatan ini ada lagi dan aku bisaa mengikuti dan melihat secara langsung

    BalasHapus
  16. Kesimpulan yg saya dapat dari artikel ini adalah menekankan bahwa Pesta Mangga 2025 bukan hanya soal hasil bumi, tetapi juga soal kebanggaan daerah, semangat kebersamaan, identitas lokal, dan sinergi antara alam, pemerintahan, petani, serta warga.

    BalasHapus
  17. Pesta Mangga 2025 adalah cerminan sempurna darı sinergi antara potensi alam, dukungan pemerintah, dan antusiasme masyarakat

    BalasHapus
  18. Dari artikel diatas saya lebih mengerti mengenai “ Manisnya Musim Panen dan Semangat Lokal: Pesta Mangga di GOR Yani Probolinggo”

    BalasHapus
  19. Artikel ini berhasil menghadirkan suasana khas musim panen mangga di Probolinggo dengan menggambarkan bagaimana pesta mangga di GOR Yani menjadi ajang perayaan hasil bumi sekaligus wujud semangat lokal masyarakat.

    BalasHapus
  20. Dari artikel diatas dari acara tersebut perlu di lestarikan ini merupakan wujud semangat masyarakat lokal.

    BalasHapus
  21. Wah festival mangga di Probolinggo seperti ini bikin saya bangga. Panen raya bukan cuma soal buah, tapi juga jadi ajang pertemuan petani, warga, dan pencinta lokal. Semoga terus ada dan mangga lokal semakin dikenal!

    BalasHapus
  22. wah seru sekali acaranyaa

    BalasHapus
  23. menyoroti bagaimana pesta mangga menjadi momen penting untuk mempererat hubungan sosial di komunitas, sekaligus mempromosikan hasil pertanian lokal dan budaya Probolinggo dengan cara yang menyenangkan dan penuh warna.

    BalasHapus
  24. Artikel tersebut menyoroti bagaimana musim panen tidak hanya menjadi momen ekonomi, tetapi juga perayaan identitas lokal yang penuh makna. Semangat komunitas dan nilai gotong royong yang muncul di dalamnya menunjukkan bahwa tradisi agraris tetap memiliki kekuatan sosial dan budaya yang penting untuk dijaga.

    BalasHapus
  25. Festival panen mangga ini mempersatukan petani, konsumen, dan budaya lokal dengan penuh semangat.

    BalasHapus
  26. Artikel ini sangat menarik, disini dijelaskan bahwa diadakannya festival pangeran panen mangga di Probolinggo

    BalasHapus
  27. mangga sekarang 1kg berapa ya?

    BalasHapus
  28. Festival panen mangga seperti Pesta Mangga 2025 jadi bukti nyata bahwa hasil bumi bisa menyatukan masyarakat — bukan cuma soal jual-beli, tapi juga kebanggaan bersama atas kekayaan lokal. Semoga semangat ini terus mendorong apresiasi terhadap produk daerah dan memupuk solidaritas komunitas.

    BalasHapus
  29. Artikel diatas menggambarkan bagaimana panen mangga bukan hanya soal hasil pertanian tapi juga soal kebersamaan, identitas lokal, dan bangkitnya ekonomi masyarakat.

    BalasHapus
  30. Artikel di atas bisa di pahami bahwa Pesta Mangga 2025 adalah cerminan sempurna dari sinergi antara potensi alam, dukungan pemerintah, dan antusiasme masyarakat. Dalam dua hari penuh, GOR Yani tidak hanya menjadi tempat bertemunya penjual dan pembeli, tetapi juga menjadi simpul perayaan budaya agraris yang manis dan penuh harapan bagi masa depan Kota Probolinggo.

    BalasHapus
  31. Anifa Zeni Fitriani11 Desember 2025 pukul 04.39

    Dari artikel tersebut berhasilo menangkap esensi kuat dari hubungan anatar musim panen, identitas lokal, dan semangat kebersamaan masyarakat probolinggo melalui pesta mangga

    BalasHapus
  32. Artikel ini menggambarkan bagaimana panen mangga bukan hanya sekedar hasil pertanian tapi juga soal kebersamaan, identitas lokal, dan bangkitnya ekonomi masyarakat

    BalasHapus
  33. Pesta Mangga di GOR Yani Probolinggo ini menggambarkan manisnya musim panen sekaligus kuatnya semangat lokal. Acara seperti ini tidak hanya merayakan hasil bumi, tetapi juga mempererat kebersamaan masyarakat."

    BalasHapus
  34. Pesta Mangga adalah festival unggulan daerah di GOR Yani Probolinggo (22-23 November 2025) yang diselenggarakan oleh Dinas Kehutanan dan Pertanian. Acara ini merupakan perayaan budaya agraris yang meriah, menampilkan pameran aneka varietas mangga sebagai arena edukasi visual. Selain menjadi pusat transaksi jual beli langsung antara petani dan konsumen, festival ini juga menggelar Lomba Desain Logo Mangga Anggur untuk mempromosikan varietas lokal yang unik.

    BalasHapus
  35. Seru sekali! Pesta Mangga di GOR Yani Probolinggo benar-benar menggambarkan manisnya musim panen dan kuatnya semangat lokal. Tradisi yang bikin bangga daerah

    BalasHapus
  36. Sebagai pembaca, saya merasa bangga dengan inisiatif daerah untuk mengadakan festival yang berpusat pada produk lokal. Acara seperti Pesta Mangga ini pasti menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

    BalasHapus
  37. Bagus, bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan

    BalasHapus
  38. artikel dari damario times,banyak informasi dan ilmu yang di dapatkan,terimakasih prof roby

    BalasHapus