Kecak Ramayana Uluwatu diangkat sebagai ide penciptaan Koreografi Yuwawira Dwipantara

         Damariotimes. Dr. Robby Hidajat, M.Sn. bersama tim peneliti yang bolak-balik mengambil data ke Bali. Tim Peneliti dari Universitas Negeri Malang (UM) bertujuan untuk menciptakan produk kesenian berupa tari persembahan (tari untuk pembukaan). Setelah melakukan sejumlah wawancara dan juga observasi dan juga diskusi. Tim peneliti yang terdiri dari anggota Dr. Pujiyanto, M.Sn. (ahli desain komunikai visual), Dr. Joko Sayono, M.Pd., M.Hum. (ahli Pendidikan Sosiologi), anggota mahasiswa: Allfa Andranica Devya A. (mahasiswa PSTM) dan Adinda Nur Ramadhani Haris (mahasiswa PSTM), serta anggota alumni KSR Muhammad Afaf Hasyimy (ahli seni rupa).

 Koreografi Yuwawira Dwipantara (Foto ist.)
        Penelitian yang berjudul: Adaptasi Kreatif Karakteristik Tokoh Kepahlawanan Bersumber Dari Kecak Ramayana Sebagai Tari Persembahan Berciri Kenusantaraan. Telah dilakukan seminar di SCIMPA, progam studi seni di Universiti Utara Malaysia (UUM) pada awal bulan Oktober 2023. Hasil penelitian ini berupa koreografi yang berjudul Yuwawira Dwipantara. Sebagai pembahas utama akan ketua Kajian Kebudayaan UTM, Dr Azmeer. 
        Upaya untuk meningkatkan kualitas dilakukan validasi alih gaya ke Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan FSP ISI Denpasar dengan pembahas utama Dr. Wayan Budiarsa, dan I Wayan Mudiasih, M.Si.
        Pada intinya, koreografi yang digarapa oleh tim peneliti ini mengungkapkan spirit kepahlawanan orang muda Nusantara. Sehingga tidak hanya menangkap secara fisik dari subjek penelitian, yaitu Kecak Ramayana di Uluwatu. Akan tetapi juga mendalami tentang spirit dari jiwa kepahlawanan pemuda Nusantara.
     Sinopsis koreografi Yuwawira Dwipantara sebagai berikut: Koreografi ini menggambarkan kekuatan wanita yang perkasa, seperti yang digambarkan melalui karakter Dewi Durga istri Dewa Siwa, Sebuah ekspresi kekuatan generasi muda yang menjadi benteng negara dan bangsa di wilayah Nusantara (Dipantara). 
        Koreografi ini diadaptasi dari seni pertunjukan Kecak Ramayana dan dikonstruksi berdasarkan adaptasi transformasi gerak, musik, dan formasi yang menggambarkan keperkasaan pemuda dalam memperjuangkan kehidupan berbangsa dan bertanah air di wilayah Nusantara. 
 
 
 
Reporter : H. Gumelar 
Editor     : Muhammad Afaf Hasyimy

Posting Komentar untuk "Kecak Ramayana Uluwatu diangkat sebagai ide penciptaan Koreografi Yuwawira Dwipantara"