Keteladanan Pohon Pisang

Damariotimes. Dalam setiap langkah membutuhkan motivasi dan keteladanana untuk membuat hidup semakin bersemangat. Kadang berbagai hal dalam kehidupan ini menjadi terkendala oleh berbagai masalah yang tak kunjung dapat diraih. Sehingga seringkali terjadi kondisi mental yang semakin memburuk serta kehilangan motivasi.

Ilustrasi (Sumber:pixabay.com)

                Manusia diciptakan sebagai makluk yang sempurna, akan tetapi dalam diri manusia itu sebenarnya bersifat ‘rapuh’. Sehingga setiap waktu membutuhkan dorongan atau penguatan secara eksternal. Pada kali ini, motivasi yang dapat dikemukakan adalah ‘keteladanan Pohon Pisang.’

                Apa istimewanya ‘pohon pisang’. Hal ini memang membutuhkan penggalian secara lebih mendalam, karena pada pohon pisang itu dapat membangun spirit jiwa manusia. Setidaknya mereka yang telah memperhatikan dan memahami tentang pohon pisang dapat merasakannya.

Pohon pisang dapat tumbuh di mana-mana, tidak membutuhkan lahan khusus yang disiapkan secara khusus. Bahkan kemampuan untuk tumbuh dapat diberbagai jenis cuaca, bahkan tempat-tempat yang tanaman lain susah untuk tumbuh.

Pohon pisang tumbuh untuk menghasilkan buah, hal ini adalah sebuah pengorbanan. Ketika telah berbuah baru mati. Maka kehidupan pohon pisang hanya dirancang untuk berbuah, artinya untuk memberikan manfaat pada orang, namun ketika pohon pisang setelah berbuah, di kanan dan kirinya sudah siap tunas baru untuk menggantikannya.

Pohon pisang sebagai tumbuhan yang memiliki manfaat, daunnya juga dapat digunakan sebagai alat pembungkus makanana yang mentah atau yang matang, pelepah batangnya juga dapat digunakan untuk membuat kerajinan, dan bagian lainnya juga dapat dimakan.

                Tentunya yang ingin meneladani pohon posang dapat memperhatikan secara seksama, tentunya masih ada kelebihan yang lain. Setidaknya ada aspek yang sangat berguna untuk membangun mentalitas dan memotivasi untuk dapat semakin maju dan bersemangat menempuh kehidupan ini.



Reporter              : R. Hidajat
Editor                  : Harda Gumelar

Posting Komentar untuk "Keteladanan Pohon Pisang"