Bullying dalam Pembelajaran Projek: Kolaborasi Kreatif Mahasiswa AM PSTM UM di SMP Negeri 7 Malang"

        Damariotimes. Malang tanggal 23 November 2023, sebuah peristiwa menarik terjadi di SMP Negeri 7 Malang, dimana kelas dengan pendekatan pembelajaran projek menjadi sorotan. Dalam pembelajaran ini, mahasiswa dari AM PSTM UM dipandu oleh guru pamong, Yeti Nurdiana, dalam menjalankan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Materi yang diangkat pada kelas 8 kali ini adalah tema "Bullying" sebuah topik yang menarik dan menginspirasi.

Salma Dwi Atiqa, Silmi Brian Jaya, dan Sisilya Putri Ayunda sedang pratik AM di SMP 7 Malang (Foto ist.)

        Salma Dwi Atiqa, Silmi Brian Jaya, dan Sisilya Putri Ayunda, menjadi mahasiswa yang bertugas menjalankan projek ini selama satu minggu penuh. Dalam pengalaman unik ini, Silmi Brian Jaya, seorang mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Tari dan Musik dengan konsentrasi Musik, berbagi kesan tentang pengajarannya. Ia menyadari bahwa sebagai seorang guru, kesabaran adalah kunci utama, terutama ketika menghadapi siswa yang berasal dari keluarga dengan latar belakang yang beragam. Hal ini membawa nuansa berbeda dalam kondisi lingkungan dan situasi keluarga siswa di sekolah.
        Tema Bullying tidak hanya menjadi isu yang dipelajari, tetapi juga menjadi landasan untuk menghasilkan karya kreatif. Pada akhir projek, siswa kelas 8 berhasil menciptakan poster yang memukau. Proses ini melibatkan eksplorasi pertanyaan, diskusi mendalam, dan kolaborasi antar-siswa untuk menghasilkan produk akhir yang mencerminkan pemahaman bersama.
        Menariknya, projek ini bukan hanya menghasilkan karya seni visual semata, tetapi juga membuka ruang untuk pemahaman lebih mendalam tentang tema Bullying. Siswa SMP Negeri 7 Malang tidak hanya sekadar menciptakan poster, tetapi mereka juga menggali isu-isu terkait, mendiskusikannya, dan akhirnya, mengintegrasikan ide-ide tersebut dalam karya poster mereka.
        Proses kolaboratif ini bukan hanya memperkuat pemahaman individu mahasiswa terhadap tema, tetapi juga memberikan manfaat besar dalam hal pengembangan keterampilan sosial, kepemimpinan, dan kemampuan berpikir kritis. Melalui kolaborasi ini, mereka belajar untuk menghargai keragaman ide dan sudut pandang, serta menghadirkan solusi kreatif melalui kombinasi beragam konsep.
        Inisiatif pembelajaran seperti ini membawa dampak positif tidak hanya dalam peningkatan keterampilan akademis, tetapi juga dalam membentuk karakter dan kepribadian siswa. Proses pembelajaran yang berpusat pada projek tidak hanya memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang materi, tetapi juga memupuk semangat kolaboratif dan kreatif yang sangat diperlukan di dunia nyata.
        Dengan tema Bullying sebagai pendorong, mahasiswa AM PSTM UM yang praktik mengajar di SMP Negeri 7 Malang tidak hanya mengajarkan karya seni, tetapi juga menorehkan jejak inspiratif dalam pendekatan pembelajaran yang melibatkan kolaborasi, refleksi, dan kreativitas.
 
 
Reporter : Muhammad Afaf Hasyimy
Editor      : H. Gumelar

Posting Komentar untuk "Bullying dalam Pembelajaran Projek: Kolaborasi Kreatif Mahasiswa AM PSTM UM di SMP Negeri 7 Malang""